oleh

Tahun 2022, PPK Jalan Ruteng-Reo Fokus Penanganan 2 Titik Longsor

INIFAKTA.COM – Jalan nasional Ruteng-Reo merupakan urat nadi perekonomian masyarakat tiga Kabupaten di Flores, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebab, jalur ini tempat pendisitribusian untuk sembako dan Bahan Bakar Miyak (BBM).

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.3 Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN), Satker Wilayah III Provinsi NTT, Mahmah Dian Mahendra, menjelaskan bahwa pada tahun 2022 pihaknya fokus pada penanganan dua titik longsor di jalur itu.

Penanganan ruas ini, kata dia, ditaksirkan menelan anggaran kurang lebih 15 Miliar yang bersumber dari APBN.

“Pekerjaan long segment dan penanganan untuk dua titik longsor ini secara permanen dengan dilakukan bore pile” ujar Mahendra kepada Indovisual.id, Sabtu 5 Februari 2022.

Menurut dia, dua titik longsor ini perlu ditangani secara total, pasalnya, sangat mengancam bagi para pengendara roda dua dan empat.

“Proses penanganan sebelumnya hanya bersifat sementara. Kita hanya melakukan penimbunan jika terjadi longsor atau ketika kondisi tanahnya geser atau menurun” jelas Mahendra.

Ia menjelaskan, longsor  di beberapa titik di ruas jalan Ruteng-Reo disebabkan oleh intensitas hujan  tinggi dan struktur tanah di daerah itu sangat labil.

“Pada tahun 2022 Titik-titik yang rawan longsor itu terdapat di wilayah kilometer 23, kilometer 47 dan kilometer 37. Kondisi di Kilo Meter 23 bahwa longsor sudah makan bahu jalan sementara pada Kilometer 47 kondisinya patah seluruh badan jalan. Sehingga  penanganan pada kilometer 23 dan 47 dilakukan secara bore pile, semenatara pada kilometer 37 hanya dipasang batu ” ungkapnya.

Lebih jauh ia mengatakan, dari total pagu anggaran 15 milliar itu, pihaknya lebih fokus pada penanganan longsor, kendati demikian, sebagian dari anggaran itu untuk penanganan patching dan dan slurry seal.”Kita tetap fokus penanganan longsor. Kalau soal perbaikan jalan hanya dibuat lapisan untuk menutupi permukaan kasar. Kita berkomitmen untuk menangani titik-titik longsor yang menjadi persoalan selama ini” ucapnya. (KONS)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.