oleh

Bersama Atlet Defia Rosmaniar, Chelsea Islan Kampanye Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan

Jakarta – Aktris yang juga SDG Mover UNDP Indonesia, Chelsea Islan, bersama dengan atlet Taekwondo, Defia Rosmaniar, melakukan kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (HAKTP). Mereka mengajak supaya generasi muda lebih peka dan peduli terhadap kasus kekerasan terhadap perempuan baik di dunia nyata maupun maya.

Chelsea mengibaratkan kekerasan layaknya pandemi yang sudah seharusnya mendapat perhatian bersama secara serius. Ia lantas mendorong muda/I Indonesia untuk lantang menyuarakan masalah kekerasan perempuan.

Menurutnya kekerasan terhadap perempuan dapat dihentikan, jika seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, mau menjadi pelapor manakala ditemukan adanya kekerasan terhadap perempuan.

“Kasus kekerasan terhadap perempuan merupakan bentuk lain dari pandemi yang sudah seharusnya menjadi perhatian kita, terutama generasi muda. Diam bukan pilihan karena diam adalah pengkhianatan,” ucap Chelsea Islan, sebagaimana dikutip dari Antaranews, pada Minggu (28/11/2021)

Sepanjang tahun 2021 ini, terdapat hampir 300.000 kasus kekerasan yang tercatat di Indonesia. Selama masa pandemi COVID-19, kasus kekerasan pun berada pada titik kritis, terutama kekerasan di ranah domestik.

Dengan itu Chelsea dan Defia mengajak agar seluruh komponen masyarakat terlibat aktif dalam rangka melindungi dan menciptakan rasa aman bagi perempuan. Baginya upaya ini juga ditujukan tidak hanya pada orang dewasa, melainkan pula pada anak perempuan. Sehingga kehadiran mereka di ranah publik maupun domestik bisa aman terlindungi.

“Saat ini kita memiliki jalur pelaporan yang sudah terhubung dengan pihak-pihak yang bisa memberikan bantuan ketika kekerasan terjadi,” sambung Defia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.